Enaknya Naik Off Road Melintasi Coban Putri

Fasilitas terbaik terus disuguhkan untuk wisatawan supaya datang ke Kota Batu. Seperti yang dilakukan pengelola air terjun Coban Putri. Pengelola wisata di Desa Tlekung, Kecamatan Junrejo, ini kini menyediakan kemudahan off road.

Jadi, wisatawan kini tidak hanya bisa berfoto-foto dengan latar air terjun. Wisatawan sekarang juga disuruh berputar-putar di lokasi hutan-hutan Coban Putri. Jika hendak memanfaatkan kemudahan ini, wisatawan hanya perlu merogoh kocek sebesar Rp 35 ribu.

Penasaran dan hendak menikmati perjalanan memakai off road di tengah hutan? Segera rapatkan barisan ke Coban Putri.

Ketua Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Desa Tlekung Suwandi mengatakan, dengan kendaraan off road, wisatawan akan disuruh untuk menempuh jarah sejauh 2 kilometer.

“Bagi wisatawan yang masih belum puas dengan rute ini, mereka akan kami bawa ke luar lokasi Coban Putri. Mereka kami ajak berkeliling ke Coban Parang Tejo,” ujar Suwandi, Rabu (5/12/2018).

Kalau ingin menjajal rute yang bertolak belakang dan menempuh jarak cukup jauh itu, wisatawan harus merogoh kocek cukup dalam, yaitu Rp 200 ribu. Dengan ongkos sebesar itu, wisatawan juga akan disuruh untuk wisata petik jeruk.

Suwandi menjelaskan, sekarang ini wisatawan yang datang ke Coban Putri hanya sekadar merasakan air terjun serta mengerjakan swafoto di sejumlah spot seperti buaian dan replika tangan.

Off road menjadi kemudahan baru pengelola Coban Putri sebab memanfaatkan lahan yang ada. Juga akan terus memanjakan wisatawan. Terlebih off road akan memberikan pengalaman yang berbeda.

“Apalagi memang tidak banyak tempat wisata yang menyuguhkan kemudahan off road. Sehingga kami ingin memberikan sesuatu yang lain itu,” imbuhnya.

Sementara itu, sampai saat ini, di areal Coban Putri dan Coban Parang Tejo, telah ada sejumlah spot swafoto di samping dua air terjun. Yakni spot swafoto bintang, tangan, dua ayunan, flying fox, dan camping ground.

Terpisah, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata Kota Batu Imam Suryono menambahkan, setiap desa di Kota Batu perlu terus mengembangkan potensi desa masing-masing. Kreativitas yang diberikan terus mengindikasikan kemajuan. Hasilnya dapat dilihat dari terus meningkatnya wisatawan yang datang.

“Masing-masing desa terus akan berkembang. Soalnya, mereka pun tidak ingin kalah berlomba dengan desa lainnya,” ujar Imam.

Ia menjelaskan. dengan terus bertambahnya kemudahan yang disuguhkan, diharapkan ada penambahan angka trafik ke lokasi Paket Wisata Batu. “Tentunya yakin di tahun depan ini target kunjungan dapat melebihi target karena banyak wisata ekstra di sini,” ungkapnya.