Hal Yang Penting Saat Mobil Terjebak Banjir

Kita akan sedikit kesulitan saat membutuhkan jasa sewa mobil Bekasi pada musim hujan dan banjir karena banyak armada yang tidak beroperasi dikarenakan kuatir akan kondisi saat itu. Ketika anda sedang terburu-buru dalam sebuah perjalan dan jalan yang dilewati tergenang banjir, maka anda harus membuat pilihan apakah mau melewati rute lain atau tetap mengemudi sambil melewati banjir. Jika anda mengambil pilhan kedua, apakah mengemudi ketika melewati banjir masih aman untuk mobil anda?

Sebenarnya bisa dikatakan kurang aman karena ketika air masuk ke dalam bagian komponen mesin maka akan berpotensi menyebabkan water hammer. Water hammer adalah keadaan saat mesin mobil mati mendadak akibat air yang masuk ke dalam ruang bakar melalui lubang udara dan mendapat tekanan yang sangat besar di ruang silinder oleh piston. Kejadian ini akan menyebabkan stang piston bengkok, ring piston rusak, dan melengkungnya head silinder.

Namun jika anda memiliki situasi yang mendesak, maka Cintamobil.com akan memberikan beberapa tips jika anda terpaksa harus mengemudi sambil melewati banjir.

  1. Lihat ukuran mobil anda dan ketinggian air
    Jika mobil anda memiliki ground clearance yang cukup tinggi, maka anda bisa melewati jalanan yang banjir tanpa masalah. Namun harus diperhatikan juga apakah ketinggian mobil anda lebih tinggi dari ketinggian air. Lebih baik anda cari jalan yang lain jika ketinggian air lebih tinggi daripada ketinggian mobil anda karena berpotensi membuat mesin mobil mati dan mogok.
  2. Gunakan torsi rendah dan lepas kopling secara penuh
    Gunakan torsi atau putaran mesin sekitar 1.500 sampai dengan 2.000 rpm sehingga mesin akan terus bekerja dan knalpot tidak sampai kemasukan air yang dapat merusak catalytic converter. Bagi mobil kopling, lepaskan secara penuh injakan kopling agar plat kopling saling menempel erat dan melajukan mobil secara konstan. Jika dibiarkan setengah kopling berpotensi membuat kopling terbakar.
  3. Jaga jarak dengan kendaraan lain dan ikuti gelombang
    Jaga jarak agak jauh dengan mobil di depan anda sehingga anda tidak perlu berhenti menginjak pedak gas ketika mobil di depan anda melambat. Selain itu jika mobil di depan anda berjalan dan membuat gelombang, maka gelombang air akan bergerak maju searah dan meninggalkan celah air lebih dangkal di belakangnya sehingga anda bisa melewati celah dangkal itu untuk sesaat seakan melintasi banjir yang lebih dangkal.
  4. Keringkan rem dan periksa mesin mobil
    Jika anda sudah berhasil melewati banjir tersebut, berjalan di pinggir jalan dan lakukan pengereman hingga beberapa kali agar kampas rem anda cepat kering dan kembali normal. Setelah itu anda bisa berhenti sejenak untuk memeriksa mesin mobil anda apakah ada sampah, kotoran, atau plastik yang menempel pada bagian mesin agar tidak mengganggu kerja mesin mobil anda.