Interpretasi Adalah Tafsiran, Bagaimana Cara Tepat Melakukannya?

Apa itu interpretasi? Sebagian orang mungkin masih merasa asing dengan istilah tersebut. Namun, jika mendengar kata “tafsiran”, hampir semua orang pasti memahaminya. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, interpretasi berarti “pemberian kesan, pendapat, atau pun pandangan teoretis terhadap suatu hal. Kata tidak bakunya adalah interprestasi.

Pengertian interpretasi menurut para ahli berbeda-beda. Kaelan (1998) mengatakan bahwa interpretasi adalah seni yang menunjukkan komunikasi tidak langsung. Namun, komunikasi tersebut digambarkan mudah dipahami.

Mengapa Perlu Interpretasi?

Apa fungsi melakukan interpretasi? Seperti arti katanya, interpretasi adalah cara untuk memperoleh pengertian atau pemahaman terhadap suatu hal secara lebih dalam dan mengena. Sebagai contoh, jika Anda memandang sebuah lukisan yang abstrak, tentu tidak mudah untuk memahami arti atau makna lukisan tersebut. Anda membutuhkan proses interpretasi supaya bisa memahami makna di baliknya.

Tanpa interpretasi yang tepat terhadap suatu hal, pesan yang ingin disampaikan oleh seseorang tidak akan sampai dengan baik. Ini berarti putusnya komunikasi yang seharusnya terjalin di antara pemberi pesan dan penerima pesan. Interpretasi yang buruk juga menjadi masalah yang kerap mewarnai proses komunikasi tersebut.

Alasan lain perlunya interpretasi adalah sebagai tindakan aktif terhadap suatu hal. Sebagai contoh, ketika melihat sebuah lukisan yang terpampang di dinding, Anda tentu tidak hanya diam. Namun, baik diungkapkan secara terbuka kepada orang lain maupun di dalam hati, Anda pasti secara tidak sadar menginterpretasikan makna lukisan tersebut. Proses menarik kesimpulan ini cenderung otomatis.

Manusia yang memiliki pikiran aktif biasanya akan langsung melakukan interpretasi meskipun dalam bentuk yang berbeda-beda. Proses mengemukakan pendapat, penilaian, atau kesan terhadap sesuatu merupakan hal yang sangat wajar dan bebas dilakukan. Bahkan, hal ini adalah bagian yang tidak terpisahkan dari komunikasi manusia dengan sesamanya.

Jenis-Jenis Interpretasi

Nah, dalam bidang apa saja interpretasi biasanya dilakukan? Pada umumnya, hal ini berlaku secara umum dan dapat diterapkan pada berbagai bidang. Namun, supaya lebih spesifik, interpretasi untuk setiap bidang memiliki makna khusus.

1. Interpretasi di bidang seni

Karena seni merupakan suatu hal yang cenderung rumit, proses interpretasi merupakan tahap yang tidak pernah terlewatkan. Interpretasi di bidang seni adalah memberikan kesan atau pemahaman serta menarik kesimpulan terhadap karya seni tersebut. Hal ini berbeda-beda pada setiap orang tergantung pada pengalamannya. Tidak ada yang benar dan tidak ada yang salah dari hasil yang akan didapatkan.

2. Interpretasi di bidang hukum

Interpretasi juga banyak digunakan di dunia hukum. Interpretasi dilakukan terhadap pasal-pasal atau teks dalam aturan hukum yang biasanya bersifat singkat dan ringkas. Padahal, kasus-kasus yang dihadapi sering kali tidak sesederhana itu. Nah, tugas penegak hukum adalah menginterpretasikan aturan tersebut dalam suatu ketentuan yang praktis dan mudah dipahami.

3. Interpretasi di bidang statistika

Selanjutnya, ada pula istilah interpretasi yang akrab dengan dunia statistika atau data. Data didapatkan dari suatu penelitian, baik kuantitati maupun kualitatif. Nah, hasil penelitian tersebut biasanya terdiri atas angka-angka yang sulit dipahami oleh orang awam. Pentingnya interpretasi adalah memastikan data tersebut dijabarkan dalam teori yang benar dan tepat sesuai hasil yang didapatkan.

4. Interpretasi di bidang sejarah

Interpretasi adalah pendapat terhadap suatu kejadian atau peristiwa termasuk di antaranya adalah peristiwa sejarah. Hal ini perlu dilakukan karena peristiwa sejarah biasanya telah lama terjadi dan jarang ada saksi-saksi yang masih tersisa. Para generasi selanjutnya biasanya hanya berpatokan pada teks yang tertulis. Interpretasi sejarah kadang kala bersifat subjektif berdasarkan pengalaman.

5. Interpretasi di bidang musik

Di bidang musik, ada pula yang disebut interpretasi. Ini berarti proses menemukan hasrat atau keinginan komposer terhadap suatu hasil karya. Dengan ekspresi dan kombinasi kemampuan pemain musik, lahirlah karya seni baru yang unik dan berbeda. Interpretasi di bidang musik identik dengan kreativitas dalam menciptakan rasa baru terhadap musik.

Faktor yang Memengaruhi Interpretasi

Apa saja faktor yang memengaruhi tahap interpretasi yang dilakukan oleh seseorang? Pada umumnya, pengalaman terhadap suatu hal tertentu sangat berpengaruh. Dalam hal ini, ketika seseorang memiliki pengalaman yang lebih daripada cukup, proses interpretasinya akan lebih lengkap dan objektif. Sebaliknya, jika belum pernah memiliki pengalaman, interpretasinya akan bersifat dangkal.

Faktor lainnya adalah pengetahuan yang dimiliki. Jika pengalaman didapatkan dari apa yang sudah dilewati, pengetahuan bisa didapatkan dari proses pembelajaran. Pengetahuan membuat proses interpretasi lebih mudah bagi seseorang. Sering kali, karena pengetahuan yang tidak tepat, hasil interpretasi pun kurang sesuai dengan yang dimaksudkan.

Interpretasi juga erat kaitannya dengan tendensi, motivasi, atau niat yang sejak awal telah ada dalam pikiran seseorang. Hal-hal ini secara tidak langsung membingkai cara pemahamannya sehingga terbatas pada yang diinginkan alias bersifat subjektif. Proses ini bisa berlangsung di alam bawah sadar sehingga banyak orang yang tidak menyadarinya.

Tahap Melakukan Interpretasi

Pada beberapa kasus, interpretasi dapat bersifat subjektif dan bebas. Tiap orang berhak untuk menyampaikan pendapatnya terhadap suatu hal atau kasus tanpa harus setuju dengan orang lain. Namun, ada pula interpretasi yang harus dilakukan secara tepat. Jika tidak, hal ini dapat merugikan orang lain.

Sebagai contoh, interpretasi di bidang hukum. Jika penegak hukum tidak memiliki kemampuan interpretasi yang baik, maka bisa jadi hukuman diberikan pada orang yang salah atau dalam porsi yang tidak sesuai. Interpretasi yang terburu-buru juga kerap menghasilkan kesimpulan yang salah.

Untuk itu, Anda perlu melakukan tahap-tahap tertentu dalam proses interpretasi sehingga menghasilkan kesimpulan yang benar dan tepat. Secara umum, inilah langkah-langkah yang perlu dilakukan:

1. Dapatkan data yang lengkap tentang bahan interpretasi tersebut. Ketahui latar belakangnya sehingga Anda bisa melihat dari sudut pandang yang lebih luas.

2. Bebaskan pikiran dari tendensi yang bersifat subjektif atau merugikan orang lain. Dalam melakukan interpretasi, Anda harus bersikap netral dan seimbang sehingga hasilnya pun tidak asal-asalan.

3. Ambil kesimpulan yang tepat dan masuk akal serta dapat diterima oleh semua pihak. Menginterpretasikan sesuatu berdasarkan keinginan pribadi sebenarnya boleh-boleh saja. Namun, tindakan ini hendaknya dilakukan dalam ranah pribadi atau bukan untuk konsumsi orang lain.

4. Hindari melakukan interpretasi yang salah lalu menyebarkannya untuk memancing, memengaruhi, memojokkan pihak lain yang dianggap kurang baik. Bagaimana pun, proses interpretasi biasanya hanya berlangsung satu pihak sehingga rentan terjadi kesalahan pemahaman.

Interpretasi adalah kemampuan yang sangat dibutuhkan pada kini. Bukan saja karena memancing perilaku proaktif terhadap suatu kondisi atau keadaan, tetapi juga menjadi lebih komunikatif dengan orang lain. Dengan demikian, akan tercipta hubungan yang hangat dan penuh kedekatan. Jika hal-hal ini telah terwujud dalam relasi, maka tidak aka sulit untuk membangun kedekatan dan keakraban.

Demikianlah penjelasan mengenai Interpretasi dari Tengah Viral. Semoga artikel ini bisa menambah wawasan Anda.