Strategy inquiry , Penerapan dan cara kerja nya

strategi pembelajaran inquiry (SPI) adalah rangkaian kegiatan yang menekankan proses berpikir kritis dan analitis untuk mencari dan menemukan jawaban mereka sendiri terhadap masalah tersebut belajar. Proses berpikir itu sendiri biasanya dilakukan melalui tanya jawab antara guru dan siswa.

Sejak kecil, orang memiliki keinginan untuk mengetahui segala sesuatu melalui indera perasa, pendengaran, penglihatan dan indera lainnya. Keinginan untuk orang dewasa terus berkembang dengan otak dan pikiran. Pengetahuan manusia akan bermakna (meaningfull) ketika itu didasari oleh rasa ingin tahu.

Tujuan utama dari SPI yang membantu siswa untuk dapat menembangkan intelektual disiplin dan keterampilan berpikir dengan pertanyaan memberkan dan mendapatkan jawaban atas dasar rasa ingin tahu mereka. Sasaran utama dari kegiatan penyelidikan belajar adalah keterlibatan siswa maksimal dalam proses pembelajaran, aktivitas keterarahan secara logis dan sistematis pada tujuan pembelajaran dan mengembangkan sikap percaya pada siswa tentang apa yang ditemukan dalam proses.

Kondisi umum yang merupakan syarat timbulnya kegiatan inquiry untuk siswa adalah:

Aspek sosial dari suasana kelas dan terbuka yang mengundang siswa untuk mendiskusikan
Kirim berfokus pada hipotesis dan penggunaan fakta sebagai bukti (informasi, fakta)
Beberapa karakteristik utama dari SPI adalah
Menekankan pada aktivitas siswa maksimal untuk mencari dan menemukan (siswa mata pelajaran belajar), peran siswa adalah untuk menemukan materi pelajaran inti mereka sendiri.

Seluruh aktivitas siswa diarahkan untuk mencari dan menemukan jawaban sendiri dari sesuatu yang dipertanyakan, yang diharapkan dapat menumbuhkan rasa percaya diri (keyakinan diri). SPI menekankan guru sebagai fasilitator dan motivator belajar siswa.

SPI bertujuan untuk mengembangkan kemampuan berpikir dalam kemampuan intelektual yang sistematis, logis, dan kritis atau mengembangkan sebagai bagian dari proses mental.

strategi pembelajaran penyelidikan akan efektif bila:
Guru berharap siswa untuk menemukan jawaban mereka sendiri masalah yang harus diselesaikan, hal yang paling penting adalah proses pembelajaran.

 

Seperti dilansir pada situs cahaya guru , ada beberapa metode yang dapat diterapkan berkenaan dengan strategy ini . Diantara nya :

  • Metode diskusi

metode diskusi adalah cara untuk mengelola pembelajaran dengan menyajikan materi melalui pemecahan masalah, atau produk teknologi sistem analisis yang solusi yang sangat terbuka. Di sini, para siswa memiliki diskusi tentang masalah yang diberikan oleh guru, sehingga siswa menjadi aktif.

  • Metode pemberian tugas

Metode penugasan adalah mengajar atau penyajian materi melalui penugasan siswa untuk melakukan suatu pekerjaan. Berikut guru memberikan tugas kepada siswa yang harus diselesaikan oleh siswa, sehingga siswa menjadi aktif.

  • Metode experimen

Metode eksperimen adalah cara mengelola pembelajaran di mana siswa melakukan kegiatan eksperimental dengan berpengalaman dan membuktikan dirinya belajar. Jadi metode ini strategi pembelajaran untuk merangsang siswa untuk mengambil suatu kegiatan aktif yang didasarkan pada pengalamannya.

  • Metode tanya jawab

Metode tanya jawab adalah suatu cara menyajikan pelajaran dalam bentuk pertanyaan yang harus dijawab, terutama dari guru kepada siswa, tetapi juga bisa dari siswa untuk guru. Di sini, guru memberikan siswa waktu untuk bertanya guru tentang materi pembelajaran.