Tes Kecepatan Kamera Baru – Menghitung Continuous Shooting

Tes Kecepatan Kamera Baru – Menghitung Continuous Shooting

Jasa Foto Wedding Jakarta – Burst mode akan berepran ketika memotret objek yang cepat, salah satunya adalah fotografi sport. Sebelum berbicara jauh tentang kecepatan sebuah kamera, ada baiknya Anda harus emngetahui apa saja yang mampu mempengaruhi kecepatan sebuah kamera. Salah satu yang mampu mempengaruhinya adalah faktor lensa. Dalam pengujian kali ini, kami menggunakan lensa kit sebagai acuannya. Mengapa menggunakan lensa kit, karena lensa ini adalah lensa standar yang terdapat pada paket pembelian sebuah kamera.

DSLM Seperti Sony Alpha 7 II membutuhkan waktu yang cukup lama untuk melakukan pengambilan gambar berikutnya, ini dikarenakan kamera ini menggunakan sensor fullframe serta resolusi yang cukup tinggi. Sebenarnya kebutuhan untuk memiliki kamera yang memiliki kecepatan tinggi adalah ketika saat melakukan fotografi sport. Dalam kegiatan olahraga banyak gerakan yang cepat terjadi serta objek bergerak tidak menentu, di sinilah kamera yang mempunyai kecepatan tinggi berperan.

Selain fotografi sport, ketika Anda ingin melakukan snapshot juga membutuhkan sebuah kamera yang cepat agar tidak kehilangan momen yang ingin Anda tangkap. Tidak membahas tentang seberapa cepat kamera mampu menghasilkan gambar setiap detiknya, kami juga menghitung seberapa banyak jumlah foto yang dihasilkan kamera dengan mode continuous shoting.

Contohnya saja, Panasonic G6 mampu menciptakan 6 gambar RAW setiap detik dan mampu 7 gambar saja. Hal ini berbeda dengan yang dilakukan oleh Panasonic GH4 di mana kamera ini mampu menciptakan kecepatan 8,5 fps dan mampu menghasilkan hingga 42 frame gambar secara berturut-turut. Namun hal ini akan membuat ruang penyimpanan akan cepat penuh. Mengukur kecepatan di laboratorium kami mebgukur dengan menggunakan LED untuk menghitung frame per detik.

Faktor Penentu Kecepatan Kamera Keceapatan burst mode apda sebuah kamera dipengaruhi oleh resolusi serta sensor yang digunakan. Bandingkan Nikon D7200 dengan APS-C sensor dan resolusi 24 Megapixel hanya mampu menciptakan 6 fps dan E-M1 mencapai 11 fps.